dunia di ujung jempol

Aku masih ingat dulu,betapa mencandunya aku pada internet *tsaaah*. Buat aku si orang kampung,internet itu ajaib banget, top bgtlah. Dan internet pula yg membuatku merevisi peribahasa lama; dunia tak selebar daun kelor menjadi, dunia memang tak selebar daun kelor,namun hanya sejauh layar monitor :mrgreen: .
Sekarang, peribahasa versi ngawurku itu harus direvisi lagi menjadi: dunia memang tak selebar daun kelor, dan lebih dekat daripada layar monitor, karena dunia sekarang ada di ujung jempol.
Selamat datang di dunia jempol autis.
Anjrit…pegel juga jempol aku, ngetik hurup kecil2. Ini pan posting percobaan dari si merontje…my new baby *halah*. Tapi gak ada break page-nya ni menu. Auk ah, namanya juga percobaan.
Yang paling pegel jempol kiri, jempol kanan, biasa aja, tapi aku prediksi bakal kapalan dalam waktu dekat…hahahaha
Ah udah ah, pegel.