Bihun Goreng Hore-Hore

Saya belum pernah masak bihun, ini adalah percobaan pertama saya. Sempat agak panik, karena setelah ditiriskan, si bihun malah lengket bok… lhaaa… gimana coba ngeratain sama bumbu yang sudah digoreng sebelumnya? Yah, akhirnya kecilin api, trus aduk pake dua tangan yang masing-masing memegang garpu dan sutil 😆

Pada akhirnya, bumbu cukup rata… Alhamdulilah, rasanya juga lumayan 😉

Bahan:

  • 250gr bihun kering direbus 1-2 menit, masukkan bihunnya jika air sudah mendidih, lalu buang air dan siram bihun dengan air dingin lalu tiriskan. Mungkin biar gak lengket, waktu merebus diberi minyak goreng sedikit kali ya
  • 4 siung bawang merah, 6 siung bawang putih, merica secukupnya, segenggam kacang tanah, garam secukupnya lalu haluskan
  • 150 gr Daging ayam potong dadu, 2 butir telor
  • daun bawang iris serong dengan tebal kurleb 2cm, daun seledri cacah kasar, daun sawi potong-potong
  • kecap manis & kecap asin secukupnya

Cara memasak:

  • daging ayam tumis dengan sedikit minyak biar agak setengah matang, lalu masukkan bumbu yang sudah dihaluskan, dengan daun bawang, oseng sampai harum, lalu masukkan telor, langsung kocek.
  • Masukkan bihun, aduk rata
  • Masukkan sawi & daun seledri, juga tambahkan kecap manis & kecap asin, aduk rata secara cepat; api besar supaya sayur cepat matang tapi masih renyah dan segar.

This is it! Bihun Goreng Hore-Hore yang lumayan horeeee….

Selamat Mencoba!

Mie Jawa Alternatif

Kenapa namanya Mie Jawa Alternatif? Ya karena bahan-bahannya alternatif semua, semacam tak ada rotan akar pun jadi… Ya mie-nya sih nggak dimasak pake akar juga kaleeee…. hahahaha pokonya pake bahan seadanya aja deh.

Salah satu ciri khas yang paling utama dari Mie Jawa kan penggunaan kemiri yah, naaah… masalahnya, akika tak punya kemiri di rumah… untuk menambahkan rasa mlekethrek dan nutty maka saya pakai kacang tanah, litterally nut :mrgreen:

Beklah, apa saja bahan-bahannya?

– Mie Sayur 250 gr, itu looo… mie sayur yang diproduksi oleh IPB, yang sekarang banyak dijual di mall-mall ituh… Rebus dalam air mendidih selama 5-7 menit kemudian buang air panas, dan matikan proses pemasakannya; biar nggak ndlodoh siram pakai air dingin lalu tiriskan.

– 3 siung bawang merah, 2 siung bawang putih, 25 butir merica (kalau suka rasa pedas merica boleh ditambah lagi), seujung kuku kelingking pala (kalau ada, saya nggak ada, lha kok ditulis? 😆 ), setengah genggam tangan kacang tanah, garam secukupnya. Haluskan semua bumbu ini

– Dedagingan, saya cuma pakai sosis, baso, dan telur. Sayurnya, cuma caisim & taoge panjang.

– Kecap manis

Cara memasaknya:

– Oseng dedangingan, lalu masukkan bumbu yang sudah dihaluskan, terus tumis sampai wangi.

– Masukkan mie yang sudah ditriskan tadi, aduk-aduk sampai rata dengan bumbu & dedagingan,lalu masukkan taoge, aduk lagi sampai taoge agak layu, masukkan caisim, aduk 2-3 kali, tambahkan kecap manis. Mateng deh.

– Taburi dengan bawang goreng ketika disajikan. Eni Suraeni Marheni deeeh…

Ini dia, Mie Jawa Goreng Alternatif a la Jeng Tini…. Monggoooo…

Ramuan Madura

Sudah beberapa minggu ini saya tiap malam rutin memakai masker buatan sendiri. Awalnya si Ijoli yang ngasih tau kalau dia memakai homemade masker & pencuci muka, dapet resep dari thread forum Female Daily ih langsung dong saya meluncur ke TKP, ngubek-ngubek thread homemade skincare yang dimaksud Ijoli. Gak sanggung baca dari awal, saya baca dari belakang, rupanya yang lagi hits adalah masker Coklat Jahe. Ijoli juga nyoba dan katanya enak pas dipakai. Saya langsung bertindak, pulang kantor langsung beli tepung beras merek Rose, coklat bubuk yang biasa dipakai kue itu lo…yang ada gambar kincir angin & jahe bubuk cap koepoe-koepoe.

Langsung meracik bahan tersebut, takarannya:-

– 1/2 sdt tepung beras

– 1/2 sdt jahe bubuk

– 1/4 sdt coklat bubuk

– sedikit air panas untuk mengencerkan

– 1/4 sdt madu bisa diganti yoghurt atau kalau ngak ada dua-duanya juga gak pa-pa

Ternyata, sesuai takaran di atas itu jadinya kebanyakan untuk sekali pakai, alhasil saya langsung bikin banyak aja biar praktis, trus ambil sedikit pas mau pakai baru ditambah madu & air. Pas pemakaian pertama, nggak ada madu, rasa panas jahenya kerasa banget tapi enak, seger. Kalau ditambah madu, jahe sama sekali gak berasa panas.

Trus efeknya apa? Konon katanya, coklat kan bisa untuk melembabkan & regenerasi kulit, sementara jahe bisa berfungsi untuk relaksasi & ampuh untuk mengurangi discoloration, kalau madu berfungsi untuk melembabkan juga dan kalau tepung beras fungsinya untuk menghaluskan kulit plus mengikat semua bahan itu. Kalau yoghurt, itu buat mencerahkan kulit. Wuidih, tertarik pan baca khasiatnya? :mrgreen:

Hasilnya gimana? Ya kerasa lebih seger karena kulit terawat 😀 tapi yang penting nih, saya demen banget baunya… jadi rajin maskeran karena bau maskernya enak…hahahaha bau coklat gitu… Kalau dilihat, bintik-bintik hitam di pipi saya sudah mulai berkurang sih.

Sangat direkomendasikan dah! Monggo dicoba.