Sabtu Ceria, Mari Bersukaria

Hola!

Whoaaa… Sudan 5 bulan nagga nulis blog!!! Ngapain aja? Ya sibuk bernapas… haha.

Ya gitu deh, selama berbulan-bulan, saya kehabisan kata-kata apa saja yang akan saya tulis, karena saya sudah menghabiskan kata-kata untuk percakapan sehari-hari. Ih apaan sih? 😀 Continue reading “Sabtu Ceria, Mari Bersukaria”

Hal-Hal Yang Ada di Kepala

Gulai Kepala Ikan

Pilkada. Politik. Sakit kepala. Minum obat sakit kepala banyak-banyak supaya tidak apatis dan berhenti berpikir hal-hal yang sebaiknya tidak dipikirkan.

Kamu. Sebaiknya, saya terjun dan jatuh cinta saja atau melupakan harapan. Pasrah atau menyerah.

Besok pagi, saya pakai eyeshadow warna apa? Continue reading “Hal-Hal Yang Ada di Kepala”

2017

HALOOOOO!!!! Maafkan saya yang alpa update blog ini… pfiuuh…

Pertama-tama, elah… ijinkan saya mengucapkan selamat tahun baru masehi 2017 dan selamat tahun baru cenes… lho, klo ada tahun baru Cina, kapan ada tahun baru Indonesia?! 😆 😆

Semoga, dengan ucapan dobel ini rejeki juga dobel! AMIN! Continue reading “2017”

Warmth

Getting caught up in the circus-like atmosphere, feeling less responsible to conventional ethical practices – Warmth, Song by Bastille

Saya nggak ngerti deh, mesti gimana untuk membuat teman-teman saya yang panasan dan senengane provokasi supaya gak panas dan selow… Nggak ikut-ikutan beropini, ya sudah saya lakukan. Ngomel di blog, mulai dari ngomel beneran sama ngomel putus asa ya sudah. Sibuk posting tentang cinta kasih ya sudah… aseli, saya sayang lho sama temen-temen saya ini, mesakke kalau terus memelihara ketidakseloan. Ingat kolestrol dan darah tinggimu, lho… Continue reading “Warmth”

Puasa, Karma & Jadi Asisten Tuhan

Beberapa hari yang lalu, saya dan beberapa teman membahas soal puasa. Lalu saya bilang, “aku betul-betul susah kalau mau puasa… kayaknya seumur hidup, paling cuma beberapa hari aja sukses puasanya” Continue reading “Puasa, Karma & Jadi Asisten Tuhan”

Tantangan Hidup

Kadang-kadang nih ya… saya suka merasa pinter, cemerlang penuh pencerahan gitu. Tapi ya kadang-kadang aja, seringnya sih sadar diri bahwa saya kurpin dan mampu berpikir seadanya saja, otak berjalan semestinya menggerakkan otot sadar dan tak sadar untuk bernafas dengan teratur agar tetap hidup. Hal-hal sepele yang nggak ada tantangannya.

Dan, ketika sampai pada topik tantangan inilah, tiba-tiba lampu di kepala saya nyala, maktring!!! Saya penuh pencerahan. Continue reading “Tantangan Hidup”

Ya Namanya Juga Cinta

Hari Sabtu kemarin, saya ketemu salah satu teman saya yang terabsurd, yang nggak tau kalau ketemu sebenernya kita ngomongin apa sih? Tapi saya selalu menunggu-nunggu pertemuan absurd semacam itu, yang seringkali mengingatkan saya pada hal-hal penting yang saya sudah lupa. Continue reading “Ya Namanya Juga Cinta”

Gambar Ilustrasi

Akhir-akhir ini saya kembali pada kegemaran lama, yaitu menggambar. Sama halnya dengan menulis untuk mengurai benang kusut di kepala, menggambar juga merupakan media saya untuk menuangkan kegelisahan yang tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata. Kesedihan, bisa berupa warna-warni kembang. Rasa senang, dapat mewujud dalam gelora ombak di lautan luas. Menggambar, jadi bahasa yang baru, yang sangat personal. Continue reading “Gambar Ilustrasi”

Hal-Hal Besar

Akhir-akhir ini, pagi menjadi waktu yang penuh inspirasi buat saya… hahaha… biasanya, ide datang ketika tengah malam, saat menjelang tidur mengevaluasi apa yang terjadi hari itu dan berkhayal, besok akan seperti apa. Tetapi, beberapa waktu terakhir…waktu pasang alis pagi hari, saat saya melihat ke mata saya sendiri, entah mengapa, suara di kepala saya selalu membisikkan ide-ide yang ajaib. Tadi pagi, ia bertanya, “hal apa yang paling kamu inginkan saat ini, Ruth Wijaya?” Continue reading “Hal-Hal Besar”

Kritik Untumu!

Bahasa adalah rasa. Kata-kata tanpa arti, mereka hanya memanggil makna yang sudah tersimpan di dalam benak. Dan kita mempercayai apa yang kita ingin percayai.

Lalu selesailah semua perdebatan yang ada di kepala saya, segala omelan dan kekesalan mengenai kenyinyiran manusia. Tapi tunggu, sebelum menutup semua perdebatan (di kepala saya sendiri) saya mau ngomel dulu. Continue reading “Kritik Untumu!”