Save Soil! Selamatkan Tanah!

Beberapa kali saya share mengenai kegiatan Save Soil di sosial media saya. Karena di IG sepotong-sepotong, maka saya tulis aja full panjang di blog ini mengenai gerakan Save Soil ini. Save Soil kami kami terjemahkan menjadi Selamatkan Tanah!
Apaan siih? Ini adalah sebuah gerakan global yg diprakarsai oleh Sadhguru untuk menarik perhatian dunia pada masalah ekologi yg sangat kritis dan menyerukan perubahan kebijakan menuju tindakan perbaikan.

Lho, kenapa mesti diselamatkan? Apa yang salah sama tanah kita? Nggak mau menyelamatkan bumi dari apa gitu?
Setiap hari, memang kita dengar, ada aja masalah di dunia ini yang perlu kita selesaikan. Masalah ekologi nggak kurang banyak. Mulai dari sedotan plastik sampai es meleleh karena pemanasan global. Terus terang, buat saya ini pertama kalinya saya mendengar bahwa tanah kita juga perlu diselamatkan. Kita berbicara mengenai tanah yang menghasilkan makanan kita sehari-hari.
Eh, saya nggak makan sayur, cuma makan daging lho… yha tapi sapi dan kambingnya makan apa? Kalau tanah berkurang kesuburannya, lebih buruk berubah menjadi gurun, desertification gituh… mahluk hidup makan apa dong?

Sekarang aja nih, lebih dari 33% tanah sudah terdegradasi dan tahun 2050, jika kita tidak melakukan apa-apa, maka 90% tanah dapat terdegradasi, silahkan baca detailnya di sini. Nah, tanah yg terdegradasi dapat melepaskan 850 miliar ton CO2 = emisi 30 tahun terakhir
Saat tanah terdegradasi, ia melepaskan karbon ke udara, dan secara signifikan menghangatkan planet ini. Hal ini menyebabkan perubahan iklim.

Oleh karenanya gerakan Selamatkan Tanah diinisiasikan sebagai upaya untuk menyelamatkan tanah planet kita dari kepunahan.

Bagaimana cara menyelamatkannya? Kebijakan nasional perlu diterapkan di seluruh dunia, untuk memastikan setidaknya ada 3% kandungan organik di dalam tanah, karena kandungan organik inilah yang membuat tanah subur dan meningkatkan hasil panen.
Kandungan organik ini apa? Mikroba dan mahluk hidup lainnya. Pendeknya, mari kita sehatkan tanah.

Tentu kita tidak bisa sendiri, kebijakan pemerintah memegang porsi terbesar dalam restorasi tanah ini. Oleh karenanya, gerakan Selamatkan Tanah ini menargetkan, setidaknya 3.5 milyar orang berpartisipasi dalam aksi ini. Kenapa 3.5 milyar? Karena itu adalah 60% dari populasi pemilih di dunia, yang mana pemerintah demokrasi membentuk kebijakan berdasarkan apa yang diinginkan oleh mayoritas masyarakat.

Pada tgl 21 Maret, Sadhguru mengendarai motor melakukan perjalanan solo dari London ke India. Perjalanan ini menempuh jarak 30,000 km dan melalui 25 negara. Setiap hari, Sadhguru akan berhenti di setiap kota untuk mensosialisasikan gerakan Selamatkan Tanah ini. Silahkan cek ig Sadhguru untuk mengikuti perjalanan beliau.

Lalu, kita… apa yang kita bisa lakukan untuk memberikan kontribusi bagi gerakan Selamatkan Tanah ini? Kalian dapat bergabung dengan kami sebagai Earth Buddy (Sahabat Bumi). Dengan menjadi seorang Sahabat Bumi, kalian akan berkomitmen untuk meluangkan beberapa menit sehari untuk menyebarkan pesan tentang perlunya menyelamatkan tanah. Save Soil, let’s make it happen!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: