Sebaik-baiknya Hidup

Halo! Ya… sudah lama sekali saya tidak menulis blog. Saya baik-baik saja, seperti biasa… ini hanya soal kering ide dan rasanya semua kalimat yang saya susun terbaca garing.

Banyak hal yang saya ingin ceritakan, soal hidup tentu saja. Di kepala saya, setiap saat menyusun kalimat yang sya-ik banget deh buat ditulis di blog. Namun, semua untaian kata-kata itu rontok di jempol. Lho iya, sekarang nulis blog kan sebenernya bisa lewat hp saja, toh?

Jawaban untuk kegaringan cerita ini sebenarnya mudah, yaitu: tetap menulis! Hahahaha…

Baiklah. Akan saya mulai dari kabar bahwa saya masih hidup dengan baik-baik saja. Wajib mengucapkan syukur bahwa hidup dengan baik-baik saja. Dua tahun pandemi berlalu, banyak yang berubah. Lebih banyak kehilangan yang saya dengar. Hidup dalam ketidakpastian, dan ini yang sering membuat saya merasa putus asa. Rasanya, ingin menyegerakan akhir saja, macam kalau nonton film trus gak sabar langsung geser ke 15 menit terakhir.

Namun, sekali lagi… hidup ini baik kepada saya. Diberikannya saya pertolongan dan hiburan di saat-saat yang tepat. Sehingga saya tetap bisa melanjutkan hidup dengan sebaik-baiknya.

Sejauh ini, sandang pangan papan juga cukup. Dasar hidup terpenuhi, saya tidak harus berpikir dengan perut kosong. Kehidupan sosial? Oh, terbatas tentunya… hahahaha… tapi ya sudahlah. Nggak kena covid aja udah bersyukur yah, gak usah minta macem-macem lagi.

Ya, saat ini adalah sebaik-baiknya hidup yang bisa saya dapatkan. Untuk itu, saya mengucapkan syukur. Semoga, kita semua tetap diberikan kebaikan yang tepat waktu dan porsinya. Selalu. Amin.

2 responses to “Sebaik-baiknya Hidup”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: