Solata, Permata di Ujung Jakarta

Sebenarnya, nggak di ujung Jakarta banget sih… tetapi buat saya yang selama ini hanya kurilingan di Jakarta Selatan, lumayan ngujung lho bisa nyampe ke Jakarta Timur yang berbatasan dengan Kelapa Gading.

Sebenarnya, hampir saja saya batal mengunjungi Solata, karena kepanasan dan cukup kenyang setelah sebelumnya mencicipi beberapa tempat makan di sekitaran Jakarta Timur. Mungkin Solata bisa kami kunjungi lain kali deh, capek… Namun, teman saya meyakinkan untuk tetap lanjut karena Solata is the best that Jakarta Timur can offer. Pokoknya sangat menjanjikan.

Meskipun demikian, saya nggak berharap banyak sama Solata. Okay, sedia babi panggang. Trus? Okay, masakan Toraja…yang mana belum kita temukan warung masakan Toraja di Jakarta Selatan, jadi kayanya ini kekayaan kuliner Nusantara yang KUDU dicoba. Tapi ya itu aja. Mau ekspetasi apa coba?

Masuk ke warungnya, seperti kembali ke jaman tahun 90an. Meja dan bangku jadul, suasana ruko yang jadul…

Kami memesan Babi Panggang, Ikan Mas Pamarrasan dan Sup Ayam Kampung Sereh. Pesanan kami agak lama datang, karena babinya baru dipanggang ketika ada pesanan.

Dan, itu adalah penantian yang menyenangkan, begitu datang… nampak betul bahwa babi panggangnya yang model basah gitu, akan memberikan rasa segala kebaikan babi…ahahahaha…apa sih… ya gitu, juicy, bumbunya ndak overpowering rasa daging, lemaknya meleleh, di bagian luarnya kering krius gitu…. Disajikan dengan daun singkong rebus yang berasa gurih – semacam daun singkong gulai gitu, dan kuah kaldu ayam sereh yang segar dan berasa anget sereh gitu, plus sambel cabe hijau tumbuk. Kombinasinya sungguh ciamik. Begitu mencicipinya, saya langsung mengucap syukur bahwa Tuhan menciptakan babi dan manusia yang pintar mengolahnya. Haleluya berkumandang di pintu sorga!

Ikan mas Pamarassannya juga istimewa. Pamarrasan adalah bahasa Toraja untuk kluwek. Jadi sekilas, tampilan si Ikan Mas ini mirip rawon. Tapi berbeda dengan rawon yang menggunakan kluwek basah, Ikan Mas Pamarasan menggunakan kluwek kering yang diiris-iris. Irisan Pamarasan itu yang unik. Kriuk-kriuk seperti papaya muda, dengan sedikit rasa asem gurih khas kluwek. Kuahnya bening, sedikit tone manis, gurih ikan dan gurih kluwek menjadi satu.

Sup Ayam Kampung serehnya pun sangat menyenangkan. Kaldunya cakep banget, bening, gurih… lalu sedikit pedas cabe, seger! Pasti ini cucok banget buat yang lagi flu trus males makan.

Duuuh… udah ah, saya malah jadi ngiler-ngiler sendiri bayangin masakan-masakan Solata. Silahkan lho dikunjungi, mumpung Jakarta lagi cakep (baca: nggak gitu macet) di long weekend ini…  atau mau pada liburan ke luar kota? Ke Bogor, mungkin?😀

Solata

Ruko Pulomas Blok I No. 3

Jl. Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur.

Telp. (021) 4723434

3 thoughts on “Solata, Permata di Ujung Jakarta

  1. Dan aku merindukan lezatnya daging babi karena ngga boleh makan.. Nyesel sih kenapa dulu pernah ngga sengaja nyicipin. Ihik😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s