Paspor Online

Setelah didiemin aja dua tahun, akhirnya saya memperpanjang paspor yang udah kadaluwarsa itu, untung ya kagak ilang. Mendengar kanan-kiri, banyak yang sudah bikin paspor secara online, saya pun tertarik mengikuti jejak keberhasilan mereka *tsaaah* setelah googling sana sini dan mengacu ke pengalaman Neng Lita, capcuslah ekke mendaftar secara online. Biar rada guna dikit blog ini, merilah ekke sharing soal bijimane membikin paspor secara online.

Cerita Saya *tsaaah*

Hari Kamis, minggu kemarin saya sudah langsung upload dokumen-dokumen yang diperlukan di website imigrasi, klik layanan paspor online. Tata cara masukinnya gimana? Bisa dilihat lebih detail di halaman ini, kalau untuk syarat pasyarat bisa dilihat di sini kakaaaak… di situ ada pilihan paspor biasa, paspor umroh, paspor tenaga kerja Indonesia. Silahkan dibaca dan dipahami yeee… Nah, semua dokumen yang diperlukan sudah saya unggah, kemudian saya diminta untuk menentukan sendiri kapan dan kanim (kantor imigrasi) mana yang akan saya datangi untuk proses selanjutnya. Saya pilih hari Selasa (12/11) saja, jadi hari ini saya baru ke kanim JakSel untuk melakukan foto dan wawancara. Jangan lupa, bukti unggah dokumennya dicetak untuk kemudian dibawa pada hari-h ya.

Saya tadi sengaja datang pagi, jam 7 sudah sampai lokasi, dan sudah rame aja loh… hebring banget sih… saya aja demi nyampe jam 7 pagi rela bangun jam 5 bok… kan pasang alis dulu *ok. too much info* Nah di sini, saya ikut antri nomer antrian loket. Yak, Anda tidak salah baca, antri nomer antrian. Dan kalau dihitung, saya sudah nomer 10. Nomer antrian mulai dibagi pukul 7.30 pagi. Ketika saya tunjukkan bukti unggah dokumen yang sudah saya cetak, saya langsung diberi nomer antrian untuk loket khusus pendaftar via internet.

Setelah itu, ekke duduk manis menunggu loket dibuka. Eh jangan lupa, meskipun sudah daftar via internet, kita tetap diminta untuk membawa dokumen asli dan fotokopi dokumen, semuanya dimasukkan ke dalam map yang dijual di koperasi kanim.

Lalu, loket buka. Kita dipanggil sesuai nomer antrian, berikan dokumen asli dan copy-nya ke petugas untuk di-cek. Kelar pengecekan, langsung dokumen asli diserahkan ke kita, kecuali paspor lama, kalau perpanjangan.

Kelar dokumen, ngantri lagi di mesin untuk dapat nomer antrian pembayaran dan nomer foto. Perlu dicatat, nomer antrian pembayaran dan nomer foto ini nomernya sama. Selesai bayar, pas banget foto dipanggil. Selesai foto, langsung antri wawancara di ruangan yang sama.

Kelar. Paspor saya siap diambil 4 hari lagi.

Semua proses antri-mengantri tersebut saya jalani kurang dari waktu 2 jam. Saya hitung berdasarkan loket buka ya… Ya kalau saya datang jam 7 pagi, kan emang niat book… sebenernya, datang tetot jam 8 pun nggak masalah sih. Petugasnya cepat dan cukup efisien kok.

Sebelum semua loket dibuka, rupanya selalu ada petugas dari kanim untuk menjelaskan prosedur pembuatan paspor dan himbauan untuk tidak menggunakan jasa calo yang masih bertebaran di kantin basement dan parkiran. Kata pak petugas yang perlu saya garis bawahi *tsaaah*, “kalau ada calo yang menawarkan paspor selesai dalam waktu dua hari, itu bohong, semua paspor selesai dalam waktu 4 hari kerja. Tidak ada pengecualian”.

Biaya

Beli map: Rp. 5,000

Biaya pembuatan paspor : Rp. 255,000

Sumbangan PMI: Rp. 5,000

Total Rp. 265,000

Udah. Segitu aja. Nggak ada biaya lainnya.

Bawa uang cash yee… nggak ada debit apapun di kanim. Agak konyol ye saya bilang gini, tapi ternyata ada aja lo kejadian pas di depan loket pembayaran, orang nanya, “ada debit mandiri atau bca nggak?” Boook! Lo kate belenjong di mol?!😆 tapi mungkin nanti akan tiba masanya bisa sih… yang jelas belum sekarang.

Hambatannya

  1. Pas mengunggah dokumen, biasanya gagal terus. Nah menurut mbak-mbak yang ngantri bersama saya tadi, dia juga daftar via internet, ada bug apa gitu yang perlu dimatikan. Sementara saya, biasa aja… lancar-lancar aja gituh. Mungkin koneksi internet kudu lancar dan file scan jangan terlalu gede kali ya…
  2. Antrian daftar via online dimasukkan ke antrian umum. Bilang aja sama petugasnya, tunjukin bukti unggah dokumennya. Mungkin si petugas belum familiar, tapi di mesin pun sudah ada pilihannya kok. Tadi teman saya yang lain sempet sharing, kalau dia harus antri seperti manual meski sudah daftar via internet, trus kami menganalisa *halah* ya kali karena dia di Depok ya daftarnya… Saya daftar di JakSel aman-aman aja… bahkan sampai petugas koperasi aja bisa menjelaskan waktu saya tanya, apakah saya perlu formulir lagi atau nggak. Jadi mungkin hal ini bisa diantisipasi dengan mendaftar di kanim yang sudah ada cerita sukses *kayak MLM* membuat paspor online ya.
  3. Kesiangan, antrinya udah panjang. Yaaaa derita ngana itu.

Beda pendaftaran via Internet dan Manual

Kalau via internet datang pertama langsung bisa foto dan wawancara, 4 hari lagi paspor jadi.

Manual: datang pertama masukin dokumen aja. 2 hari kemudian datang lagi untuk foto dan wawancara. 4 hari lagi paspor jadi.

Biaya sih sama aja.

Oh iya, ambil paspor bisa diwakilkan dengan membawa surat kuasa bermaterai 6,000. Bisa juga dikirim dari kanim tapi lama.

Jangan lupa mengambil paspor dalam waktu kurang dari 3 bulan, sebab kalau lebih dari 3 bulan, paspor itu digunting dan Anda nggak punya paspor dan bakal ribet (kayanya) bikin paspor selama 5 tahun. Ini kata pak petugas waktu buka loket lhooo… kata dese, banyak bok yang paspornya nggak diambil.

Jangan Dilupakan kalau daftar via internet

  1. Dokumen-dokumen asli dibawa
  2. Fotocopy dari dokumen-dokumen tersebut
  3. Bukti sudah mengunggah dokumen, semacam surat panggilan gitu deh
  4. Jangan pakai baju putih atau kerudung putih, karena latar belakang foto putih. #penting
  5. DANDAN KECE #superpenting soalnya lo langsung difoto neik…

Kesimpulan

  1. Nggak perlu calo / biro jasa untuk bikin paspor. Toh waktu yang diperlukan juga amat singkat dan cepat. Tinggal angkat pantat dateng pagian, kelar deh urusan. Jangan ngeluh sama sistem pelayanan publik di endonesah tercinta, kalo kita sendiri masih males menjalani proses wara-wiri tersebut. Saya nggak anti calo, mereka perlu makan juga neik… dan mereka ada karena ada yang butuh juga pan… Jadi ya sudah. Kalau mau rapi, ya kita bertindak sendiri. Aduh tapi repot ya, upload dokumen trus dateng trus ngantri ini, ngantri ituuu…kalau pakai calo kan diantriin… bla bla bla. Lhah…klo gitu mah ya kelar pembicaraan… klo nggak mau antri ya udah neik, jangan ngeluh sama sistem-sisteman deh… di wc aja mau pipis pake ngantri kok. Mengingat 7 tahun yang lalu saya bikin paspor sangatlah drama kumbara, bikin paspor yang sekarang ini tuh guuuuampang banget bok. Bayang pun, saya dulu ampe perlu bikin di Karawang, mesti gini, mesti gitu… Sekarang 2 jam kelar.
  2. Sistem bikin paspor sudah online seluruh Indonesia sejak beberapa tahun yang lalu, jadi orang dengan KTP asal luar Jakarta bisa bikin di Jakarta begitu juga sebaliknya, trus ya beneran gitu… semua petugas udah ngerti. Mereka nggak akan mempermasalahkan atau mempersulit.
  3. Kalo foto kurang kece boleh diulang lho. Ihiy banget pan ini… penting neik, selama 5 tahun bakal pake foto itu pan…

Semoga ya, sistem bikin paspor yang sudah lancar ini bakal lebih lancar lagi, nggak perlu nunggu 4 hari buat ambil paspor, abis foto & wawancara langsung pulang nenteng paspor baru. Atau, semua proses foto, wawancara endescre ensdeswe bisa dilakukan secara online. Ya ngayal-ngayal dah… tapi mungkin aja toh!

Sekian pengalaman ekke, dan terimakasih. *halah, opo tho iki*

5 thoughts on “Paspor Online

        1. oooh gitu… iya, paspor lama saya juga latarnya biru… kmaren si bpk petugas juga mengingatkan sih kalau jgn pakai baju putih…
          eh paspor dinas ini maksudnya paspor diplomatik ya mbak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s