generasi yang tidak peduli?

Saya harus merevisi kepercayaan saya pada anggapan: saat ini kita hidup di jaman yang serba tidak peduli. Semua orang sibuk dengan dirinya sendiri, karena saya sendiri pun  begitu, saya sibuk dengan diri saya sendiri, sering telat paham akan kondisi sekitar.

Tapi ketika saya mengalami patah kaki, yang mana hal ini membuat saya mesti pakai kruk dan jadi lambat; saya mulai menyadari bahwa ternyata masih banyak orang yang peduli sama orang lain.
Selama hampir seminggu, saya selalu bertemu orang yang baik hati yang nahanin pintu lift sampai saya masuk. Hal kecil, tapi jelas mereka berusaha mempermudah saya. Bahkan, anak-anak kecil juga nahanin pintu masuk ke lobby ketika saya lewat. Belum lagi pak & bu satpam yang selalu sigap ngambilin saya kursi ketika saya nunggu taksi di lobby, trus supir taksi yang dengan sabar, menunggu saya masuk / keluar. Atau orang yang saya tidak kenal membantu saya membawakan belanjaan saya ketika mereka melihat saya tertatih-tatih dengan kruk membawa gembolan.
read more…

Posted in NOL.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s