Pengembara Mimpi belum juga datang untuk menceritakan soal pohon-pohon dan terlebih soal, kunang-kunang padaku. Jika saja aku tahu ke mana aku harus mencarinya dan menuntaskan rasa penasaranku. Tapi aku memang harus bersabar.
Ia mempunyai waktunya sendiri.
Sayangnya, kesabaran bukan milikku. Aku terlalu ingin mengetahui cerita soal pohon-pohon dan terlebih soal, kunang-kunang. Juga tentang mimpi yang dipeliharanya.
Melebihi hitungan bulan ia tak lagi datang, aku yang harus mencarinya, berharap bisa menemukan cerita tentang hidup yang selalu ada sejak mula-mula. Pohon-pohon. Dan kunang-kunang.
Sekarang, aku siap pergi. Ke arah mana aku harus melangkah? Kunang-kunang, tolong pinjamkan cahayamu dan tunjukkan arahku.
Pohon-pohon
Leave a Reply