Seperti Utara dan Selatan

Kita pernah bertemu, di tengah-tengah. Berdiskusi sejenak, memutuskan ke mana hendak melangkah.
Tapi kita tak pernah sepakat, apakah ke timur, menyongsong hangat matahari. Atau ke barat, mengejar laju hidup sang mentari.
Kita hanya sepakat, bahwa sebaiknya aku ke utara dan kamu ke selatan.

Kita hanya saling memandang setelah itu.

Bumi (Pohon-Pohon)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s