Empatbelas

Ini keterlaluan. Kami bahkan sudah tidak bercakap-cakap hampir selama seminggu. Dan selama seminggu ini, ia selalu tidur membelakangiku.

Apakah sekarang kami punya masalah? Aaaaah…. kenapa sih ini? Harusnya aku yang marah kok sekarang malah Chandra yang memunggungiku?
Dan pagi ini, aku baru bangun ketika Chandra sudah rapi dan sedang membaca setumpuk catatan di meja makan.
“Pagi Chan, kamu sudah mau berangkat?”
Ia tidak menjawab hanya menggumam tak jelas. Hei…. Aku sudah hampir meledak marah, tapi kuputuskan untuk diam dulu. Aku tidak ingin bertengkar, ribut. Sebetulnya kami kan memang tak punya masalah, hanya Chandra yang terlalu sibuk dan aku yang ingin selalu diperhatikan. Itu saja.
Aku meninggalkan Chandra dan setumpuk catatannya. Lebih baik kuguyur kepalaku dengan air segar dulu, mungkin dengan ini aku bisa memulai pembicaraan dengan hati yang ikut dingin.

Tapi, setelah aku mandi, Chandra sudah berangkat ke rumah sakit.

Gagal lagi pagi ini. Seminggu lebih sehari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s