Harapan

Sayang, kau pernah bilang bahwa putus asa itu berbahaya, tak baik buat kesehatan jiwa.
Ah sayang, aku tidak pernah mengenal putus asa, bagaimana aku bisa tahu itu berbahaya?
Dan tahukah kau, sayang, justru harapanlah yang berbahaya. Aku mendaki pohonnya yang menjulang ke langit hingga tak bisa turun, aku kehilangan pijakannya, sayang.. Padahal, dahan yang sedang menopangku rapuh. Aduh! Harus bagaimana aku?
Sayang, ini semua salahmu yang selalu mengingatkanku soal putus asa tapi tak pernah menyinggung soal harapan.

Oh sayang, tolong, selamatkan aku…kakiku mulai lemas.

Pohon Harapan (Pohon-Pohon)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s