Cerita Pengembara Mimpi

Pengembara mimpi yang datang saat hari beranjak pagi, membawa cerita mengenai pohon-pohon.


“Suatu ketika, saat hanya ada pohon di kehidupan ini,” katanya memulai cerita, “belum ada dia, juga kamu.”


Saat itu, belum ada kata-kata untuk bercerita soal rindu, daun hanya bergemerisik untuk menyampaikan kelelahan hati akibat menunggu yang tercinta.
Dahan melambai untuk bercerita mengenai gundah.


Belum ada kata-kata, karena kata-kata memang lebih tak bermakna dibandingkan gemerisik riuh daun, lambaian gundah sang dahan, juga helaian daun yang melayang jatuh ke tanah dengan putus asa.


read more…

2 thoughts on “Cerita Pengembara Mimpi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s