menunjukkan iman

“Aku tidak percaya agama”
“Kenapa?”
“Tidak yakin saja”
“Keluargamu?”
“Ibu dan kakakku ke gereja, mereka percaya pada Tuhan dan agama, Bapakku tidak percaya keduanya, sedangkan aku tidak percaya hanya pada salah satunya”
“Kamu percaya Tuhan?”
“Selalu akan percaya”
“Kenapa?”
“Apanya?”
“Percaya Tuhan, tapi tak percaya agama”
“Entah, mungkin suatu saat aku baru bisa menjelaskannya padamu. Kamu percaya yang mana?”
“Keduanya”
“Tapi kulihat kamu tidak pernah ke gereja”
“Apa aku harus menunjukkan imanku dengan pergi ke gereja?”
“Setidaknya begitu”
“Aku mengimani tanpa syarat. Aku beriman, itu saja cukup buatku”
“Dan kamu juga berzinah denganku”
“Kamu yang menggodaku”
“Jadi, aku adalah Hawa yang menggoda Adam jatuh ke dalam dosa? Kenapa Adam tidak mau mengakui kalau ia punya nafsu sehingga tergoda. Aku tidak bisa menggodamu kalau kamu tidak tergoda”
“Kamu Hawa yang membawa surga”

Vega & Ken – The Patchwork

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s