palentin

Iyaaah… iyah… tau, hari St. Valentine sudah lewat. Yang mana hari itu, aku meeting sama buyer di salah satu hotel di Senayan, dan suasananya ruuuuame banget.
Dimana-mana bunga, atau cewek cantik pake baju cantik warna-warna romantis… hm…. Pas pulang, lagi manggil taksi, huaaa… ada satu cewek cantik dengan baju pink lagi bawa buket mawar besaaar warna pink, memandang aneh aku yang pake baju ungu dan hitam *janda banget neng* sendirian dan bawa-bawa dagangan pulak…. haiyaaah…. tepatnya bukan aneh, tapi ngenyek:mrgreen:
Eeeniwei, tinggalkan malam valentine yang kayaknya sekarang kok makin kesini makin bikin eneg… berlebihan banget neeek….. nggak asik lagi jadinya… tapi bagian coklatnya sih teteup asyik, apalagi kalau ada yang ngasih….
So, semalam aku baru palentinan… bersama Patrizio Buane yang asyik nyanyi, menemani aku membaca kisahnya Asstore Zeno. Aaah…. mati gaya… mati gaya deh…. tapi setidaknya, sekarang sudah mulai bisa membaca ulang lagi, berarti otakku udah mulai beres.
*kamsudnya apa sih?*
Gini… gini…. buat sebagian orang, males membaca ulang buku cerita yang sudah pernah dibaca. Tapi, aku selalu menikmati membaca ulang buku yang sudah pernah aku baca. Tetapi, kalau sedang gak puguh, yang mana sering terjadi, aku gak bisa membaca ulang. Nah… salah satu tolok ukur keseimbangan mentalku adalah: dimana aku bisa duduk diam, membaca ulang salah satu buku yang sudah pernah dibaca sambil mendengarkan lagu.
Jadi, sekarang sudah waras mbak?
Kurang lebihnya gitu:mrgreen: berita baik kan….

One thought on “palentin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s