10th Anniversary – part 4

Menulis cerita kenangan tentang sepuluh tahun tinggal di Bandung sebenarnya sangat memalukan😀 karena, aku seperti mengaku pada publik bahwa aku tuh konyol dan lemot, halah! Emangnya selama ini blog gak penting ini memperlihatkan kecerdasan?! Tapi inilah perjalanan hidup itu. Bandung itu indah, hidupku juga indah😀

Meskipun nangis termehe-mehe, hidup tetaplah indah.

Adalah Bapak Manusia Laut, yang hobi bikin aku nangis. Huh… padahal orangnya udah ke laut… hobi bikin anak orang nangis teteup dipelihara ampe sekarang, huh!
Lagu dari Savage Garden – The Lover After Me, mungkin cucok banget nih buat Bapak Manusia Laut.

…It just that everywhere I go all the building know your name
Like photographs and memories of love
Steel and granite reminders
The city calls your name and I can move on…

Di pertigaan Setiabudi, deket Hoka-Hoka Bento, dia bikin aku nangis untuk pertama kalinya sampe hampir muntah.

Di angkot Sukajadi – Kalapa.

Di Stasiun Kereta Api.

Di Dago.

Di kamarku sih sering banget, nangis sambil ngaca😀 trus kalo udah gitu bilang ke diri sendiri, “nggak bisa nangis dengan cantik, nggak usah nangislah!” huehehehehe.

Nangis tuh nggak selalu patah hati dan sebel loh… jangan salah, seneng juga bisa sampe nangis… tapi dalam kasus BML… kayanya… saking sebelnya tuh😛 dan dia pernah ngomong sambil sedikit membentak, “jangan nangis dong! Bingung nih kalo kamu nangis” whua… makin mewek… ternyata, aku cengeng banget, eits… ini jika berkaitan dengan BML.

Kemaren, seorang teman bilang ke aku gini, “as per me Ruth, you are extrovert but really sensitive, words can hit you worst than I’m hitting you” emh… masa seh… menurutku, dua-duanya bakal berakibat buruk tuh… tapi mungkin juga iya yah… aku bisa mengingat dengan baik semua rayuan BML😀 juga semua kata-kata dia waktu kita berantem dan yang biasanya diakhiri dengan aku mewek😛 tapi BML juga nggak pernah mukul kok😀

Eniweeii, memang BML istimewa, tapi dia nggak bikin aku hampir pingsan kaya si akang yang itu. Tapi tetap saja, kalau ingat BML, aku masih suka termehe-mehe…

*posting ‘maksa’ akibat nungguin si bos yang nggak dateng-dateng buat meeting, aku mau pulang neeh… nonton MamaMia! 

One thought on “10th Anniversary – part 4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s