10th Anniversary – part 2

Sebagai orang kampung yang baru saba kota, masa-masa awal tinggal di Bandung pastilah penuh hal bersifat hura-hura, halah!

Nongkrong di warung bandrek pun sudah termasuk kategori hura-hura (sorry ya Aa yang suka ngelamun, makin kabitaeun bandrek yah…😀 )

Bahkan nongkrong di Cisangkuy buat sekedar beli bandrek jahe rasa jahanam ini menjadi rutinitas wajibku dan beberapa teman sekelas. Setiap bubar kuliah malam, kami langsung meluncur ke Cisangkuy, naik mobil ijo holiday😛 ceritanya mobil ijo ini, ada salah seorang teteh yang ibunya tentara, jadi dia suka bawa mobil dinas ijo ini ke kampus. Nah, si ijo ini, efektif banget dalam mengangkut manusia-manusia kere, kan model pick-up gitu, yang beratapkan kanvas dan ada bangku-bangku panjang. Bisa nyampe 15 orang loh yg diangkut, itung aja, depan 3 plus si teteh yang nyupir😀 trus belakang tuh, ditumpuk sesuka hati bisa sampe 11-12 orang😀 jaman dulu aku masih kurus, jadi nyempil di pojok juga gak masalah😀 Jreeng… berangkatlah kita ke Cisangkuy.

Ritual nongkrong di Cisangkuy ini, sempat terhenti gara-gara ada ‘kecelakaan’ yang melibatkan aku dan 2 orang teman. Waktu itu, bubaran abis nongkrong di warung bajigur / bandrek. Trus sembari nunggu yang lain-lain bayar, aku duduk di trotoar di sebelah seorang teman yang sudah duduk duluan di situ, wah, kebetulan nih, ada teh botol juga di sebelahnya, masih baru neh…karena aku termasuk unta dan masih aus, langsunglah kabitaeun, “Mi, ini teh botol elu? Minta yah… sesruput ajah…” si Helmi yang kuanggap empunya teh botol cuma noleh dikit dan bilang, “heh” wah, asyik… tumben baik ni orang, sruput ajah, trus abis itu satu temen lagi dateng, duduk di samping Helmi juga, “wah, rokok, bagi yah…” ambil aja itu rokoknya. Nggak lama, si Helmi noleh ke aku, “Ruth, minta teh botolnya yah” langsung dia sruput. Aku otomatis kebingungan, “lhoh bukannya ini teh botol elu?”

si Helmi yang baru setengah nyruput, langsung berhenti dan nanya lagi, “lhoh bukan teh botol elu?”

“Waduh? Teh botol siapa dong?”

“?”

*kabur*

Dan kita langsung naik ke atas mobil, duduk di paling pojok sambil mengamati itu teh botol, ternyata… punya tukang parkir bo! Anjrit!

Nggak cuma sampe situ malunya, satu teman lagi, yang tadi minta rokok ke Helmi, ternyata juga ngambil rokok si tukang parkir😀 parahnya, ini rokoknya sebungkus dibawa semuanya…

Gara-gara insiden itu, aku dan teman-teman sempet ‘ketakutan’ setiap mau ke Cisangkuy, sempet berhenti tuh… kecanduan bajigur / bandreknya…

One thought on “10th Anniversary – part 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s