Blue Butterfly Tattoo

Aku punya tattoo kupu-kupu biru di pergelangan tangan kiriku. Tattoo ini dibuat delapan tahun yang lalu saat aku masih kekeuh ingin menjadi seorang penikmat hidup. Halah! Pokonya masih sok idealis gituh! Ada alasan yang cukup kuat hingga aku memutuskan untuk membuat tattoo gambar kupu-kupu bukan gambar bunga, atau kenapa warnanya biru dan letaknya di pergelangan tangan kiri. Adalah satu peristiwa di bulan September 1999 yang sangat mempengaruhi pola pikirku, bahkan hingga kini.
Kupu-kupu menjadi yang ‘terpilih’ hanya karena ia menggambarkan metamorforsa, ulat berulatyang jelek, masa kepompong yang membosankan dan juga jelek lalu tratara… jadilah kupu-kupu cantik nan menawan. Alasan yang sangat sederhana. Saat itu, aku berpikir, aku mulai bermertamorforsa dan untuk menandainya, mengingatkanku pada komitmen untuk bermertamorforsa dan membuatku tetap fokus pada keinginan untuk menjadi kupu-kupu cantik ini suatu saat. Itu juga yang membuatku merajahkannya di pergelangan tangan kiri, aku mudah melihatnya, ia ada di nadiku, dilewati darahku. Metamorforsa, bagian dari takdir dibawa oleh darah ke seluruh tubuh! Halah!
Lalu soal warna, biru hanyalah alasan romantisme semata. Saat itu aku suka sekali menulis: kupu-kupu biru terbang melintasi nebula ungu. Sounds romantic, right?
Dan jadilah! Hingga kini tattoo itu masih melekat di pergelangan tangan kiri dan menjadi identitasku dan yang terpenting, aku masih menyukainya.
Ketika pertama kali nyokap mengetahui aku punya tattoo, reaksinya sangatlah ketebak, marah! Lengkap dengan penyesalan yang berupa kata-kata, “kok gambar kupu-kupu sih? Kayak cewek nggak bener aja! Dosa tauk!”
Aku cuma diam saja waktu itu, tidak keluar bantahan dari mulutku, tapi dalam hati aku melawannya habis-habisan
Kok gambar kupu-kupu sih? Karena kupu-kupu simbol metamorforsa dan kecantikan.
Kayak cewek gak bener aja? Ah, baru kayak kan… bukan cewek gak bener kan… lagian, yang penting nyokap dan aku sama-sama tahu bahwa aku bukan cewek yang gak bener. Maksud nyokap dengan cewek nggak bener adalah… ya, PSK. Maklumlah, nyokap tumbuh bersama lagu populer Kupu-kupu malam. Maklum juga, nyokap nggak pernah merhatiin bahwa kupu-kupu nggak pernah terbang malem-malem.
Dosa tauk! Wah, untuk point yang ini aku agak kuatir. Mungkin memang iya, bahwa Tuhan tidak menyukai perbuatan yang menyakiti diri sendiri. Tapi pembelaanku adalah: bikin tattoo tidak sakit sama sekali kok. Well, pernyataan ini cukup mengejutkan karena keluar dari mulut seorang yang takut banget disuntik. Point ini menganggu cukup lama, ah… manusia selalu nervous kalau berhadapan dengan dosa.
Hingga empat tahun setelah aku ditattoo, sebenarnya nyokap sudah berhenti ngomel karena capek setelah dua tahun, tapi yah… aku masih kepikiran terus. Thanks God, pencerahan datang lewat Franky Sihombing yang secara mengejutkan juga bertattoo. Suatu ketika, aku mendapat kesempatan bertanya padanya ketika dia sedang konser di Bandung.
“Bang, emangnya tattoo nggak dosa?”
“Tergantung, tujuanmu untuk apa?”
“Saya punya tattoo yang bertujuan untuk mengingatkan saya tentang tujuan saya, tapi ketika si mamah marah dan bilang itu dosa, saya jadi kepikiran terus”
“Kalau kamu ditattoo dan jadi batu sandungan, Tuhan memang tidak menyukainya, all that you can do is berdoa mencari tahu apa rencanaNya mengenai hal itu”
Okay, jawaban itu tidak berkata ya dan tidak berkata tidak, tapi cukup memberiku pembenaran bahwa hidup akan terus bermertamorforsa. Aku akan mengetahui jawabannya mungkin nanti.
Dan hari ini, saat melihat tattooku, aku bisa tersenyum dan bersyukur bahwa hidup yang kujalani sangat menyenangkan (dan bertujuan – halah!). Meski saat ini aku masih berproses, tapi tujuan itu makin jelas kan… menjadi kupu-kupu. Halah! Begitulah.
Intinya, terimakasih Tuhan, untuk duapuluh tujuh tahun yang menyenangkan ini.

Posted in NOL.

One thought on “Blue Butterfly Tattoo

  1. tujuan kamu bagus kok.aku juga punya tato (gedhe lagi,sekalipun gak keliatan bgt).aku punya gambar malaikat penjaga di punggung (yap, sepunggung penuh) dengan tulisan JESU JUVA dibawahnya.maksudnya apa?malaikat penjaga ngasi gambaran kalo Tuhan sayang dengan saya (makanya dikasi malaikat untuk jagain aku), JESU JUVA artinya Yesus tolong saya(bahasa latin).jadi intinya kalo bisa tato kamu jadiin buat berkatin orang.ceritakan sama semua orang betapa luar biasanya Tuhan di hidup kamu.Tuhan juga yang buta dan proses kita dari ulat ke kupu2.Gbu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s