ruth wijaya

ocehan lebih dari 140 karakter

Kado Pernikahan buat Teman

Teman-temanku yang lajang mulai berkurang satu persatu. Dalam dua bulan ini ada dua pernikahan teman dekatku (entah yang lain yang nggak ngabarin :D ) dan sayangnya keduanya tidak bisa kuhadiri. Mungkin alasannya seperti yang dibilang si Paman disini karena nggak ada temen… :P si Bapak Manusia Laut tidak bisa ‘dipinjam’ untuk sebentar… tapi karena mereka berdua teman dekat, maka tak ada teman bukan alasan yang tepat untuk tidak menghadiri hari bersejarah bersatunya dua pasang insan tersebut, halah!

Kalo bapak yang suka membuat tergumun-gumun ini pernah diminta untuk meng-ngado kulkas, selain diminta kehadirannya, maka kedua teman ini hanya meminta kehadiran selebritis nggak penting ini di upacara pernikahan mereka.

Teh Nono, teman berbagi suka dan duka selama bertahun-tahun di kosan yang sama, sekaligus teman setia berpetualang mencari cinta pada bebek goreng :D , menikah sama Bapak Dinas, menikah bulan lalu di Pare, dan sekarang sudah dibawa sang suami ke Tanjung Pinang sana. Sedangkan Ibu Dokter yang ini, teman jaman SD yang dengan sukarela berbagi panggilan Cici dan Meme denganku, menikah hari ini, pemberkatan nikah di Surabaya dan akan melakukan resepsi pernikahan di Kediri bulan Juli mendatang.

Kepada keduanya, aku meminta maaf karena tak bisa menghadiri hari penting kalian berdua. Jawa Timur dan Tanjung Pinang terlalu jauh buatku yang suka masuk angin ini :D kalau tak takut dikutuk jadi batu, aku sudah nggak mau pulang lagi ke Nganjuk yang jauhnya duabelas jam pake kereta dari Bandung :P

Aku tahu, seharusnya aku meluangkan waktu untuk datang dan memaksakan diri untuk datang, tapi sayangnya, teman kalian ini termasuk keras kepala soal urusan ‘perjalanan’, ketidakhadiranku bukan berarti aku tidak peduli akan kebahagiaan kalian.

Sungguh, aku berdoa supaya kalian berbahagia dengan keputusan kalian untuk berbagi hidup dengan The Right Man ituh. Meskipun, meminjam kata-kata Vega, bahwa, menikah tak selalu bahagia, bahagia dan tak bahagia tak selalu selamanya. Tapi dengan tulus, aku mendoakan kalian.

Pesanku pada kalian, sabar ya… hehehehehe serius, di jaman seperti ini, aku tidak yakin cinta bisa mengatasi segalanya. Butuh kesabaran, kepasrahan dan kedisiplinan kuat untuk berbagi hidup dengannya.

Ken, pernah bertanya pada Vega, apakah itu pernikahan. Lalu Vega menjawab, pernikahan adalah peleburan dua ketakutan untuk menjadi satu keberanian, seperti mantra kuno, racun + racun = obat, nah ini takut + takut = berani. Dua manusia yang takut sendiri lalu melebur jadi satu untuk kemudian jadi berani.

Hiroko, sahabat N.H Dini, seperti yang diceritakan di Jepun negerinya Hiroko dan yang karakternya dipinjam untuk novel namaku Hiroko, dengan nama tokoh yang sama, pernah berkata bahwa pernikahan adalah sebuah ruangan dimana yang di luar ingin masuk dan yang di dalam ingin keluar.

Menurutku, pernikahan itu fase hidup yang memang sudah digariskan untuk kalian lewati. Halah, nggak penting banget pendapatku ya… :D

Aku percaya, segala sesuatunya memang indah pada waktunya dan aku berharap, ini memang waktu kalian dan aku juga berharap waktuku akan tiba sesegera mungkin, hehehe ngarep…

Bertumbuhlah bersama, pupuklah kesabaran dan komitmen kalian.

Hiks, aku terharu….

Sutrahlah, makin lama obrolan ini makin nggak penting. intinya aku mau bilang: SELAMAT BERJUANG! eits… aku bukannya sinis akan pernikahan, aku hanya menghindari ucapan selamat berbahagia, lagi-lagi karena menurut Vega, kebahagian itu salah satu yang harus diperjuangkan… hah… ya iyalah!

SELAMAT! Doakan aku juga yah…. :D

9 comments on “Kado Pernikahan buat Teman

  1. tukang ketik
    June 25, 2007

    terharu juga bacanya

  2. Paman Tyo
    June 28, 2007

    Selamat berjuang juga, untuk pengantin dan yang bukan pengantin. Hidup, kabarnya, adalah perjuangan. :D

    merdeka! *naon yah?*

  3. mbahatemo
    July 4, 2007

    saya doakan biar sampeyan segera menyusul.. halahh

  4. jamaludin prasetia negara
    February 4, 2009

    mudah-mudahan aja mba di lancarkan jodohnya dapat suami baik agamanya baik dunianya yah amin.

    AMEEEEEEEN…haturnuhun yaaa maaaas….

  5. suryani
    March 7, 2009

    mari sama- sama berjuang euii..!!

    yaaak merdekaaa

  6. souvenirpernikahan
    August 30, 2009

    Salam perjoeangan!! :)
    Oh ya, kami merekomendasikan souvenir pernikahan dan undangan pernikahan yang lucu unik dan murah di http://www.dani-craft.com bagi yang mau “berjuang” :)

    boleeeeh deh…. boleeeeh…. numpang jualan disini, untung yg punya blog baik :mrgreen:

  7. salam
    January 9, 2010

    Kasi aja jam tangan, kan ada tu jam tangan sepasang. Buat ingetin betapa banyaknya kejadian yang dah mereka lewati. Buat info aja ni gw googling beberapa website yang jual jam tangan casio resmi di Indonesia http://www.google.co.id/search?q=onlineretail+jam+tangan+casio+resmi

  8. Belle
    August 11, 2010

    Semoga lancar semuanya, ini saya mau nawarin buku wedding planner mudah2an bermanfaat buat kado yang mau nikah nih….

    salam

  9. souvenir pernikahan
    March 11, 2012

    Salam dari bali,
    numpang promo ya sist,

    Souvenir Pernikahan Tradisional Etnik yang Indonesia Banget di:

    http://www.baliluna.net

    thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 24, 2007 by in BALON KATA, NOL.

Twitter Updates

Pepes Bandeng Yu Nap
Bandeng presto yg dibalut daun pucuk singkong, cengek & pete. Siap-siap nambah terus makannya...
#BandengPresto #Pepes #GudegYuNap #Bandung #KulinerBandung
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,089 other followers

%d bloggers like this: